Rabu, 14 Juni 2017

Biografi Syech Abdurrahim Naboulsi - Maroko

 Magribil Aqsha atau Maroko adalah sebuah kerajaan kecil yang terletak di daerah Afrika bagian utara. Kerajaan ini sampai sekarang di pimpin oleh dinasti Alawiyyin. Dari namanya, kita bisa tahu bahwa dinasti ini merupakan keturunan yang sambung langsung ke Rasulullah SAW melalui Sayyid Hasan RA. Raja sekarang bernama Muhammad VI Alhasani. Beda maroko beda yaman, bila anda pergi ke yaman akan menjadi sangat mudah mengenali keturunan Rasulullah SAW dengan tambahan nama “ Habib / Sayyid “ didepannya. Tapi ,bila  anda di maroko akan sangat sulit untuk mengetahui bahwa orang tersebut syarif/ syarifah. Kenapa ?? hal tersebut tidak lain karena mereka lebih mengikuti jadd-nya Sayyidina Hasan RA yang lebih mengasingkan diri dari politik dan memilih hidup melebur dalam masyarakat .

Hal ini juga membuat penulis seringkali menemukan para ulama maroko sekarang ternyata nasab dan sanadnya bersambung kepada Rasulullah SAW. Jasadiyyan wa ruhiyyan (lahir batin). Dan banyak sekali ulama Indonesia yang berguru dan mendapatkan sanad dari ualama-ulama maroko ini. Sebagai contoh Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Al-Hasani Rahimahullah adalah salah satu ulama Mekkah keturunan asli Maroko. Kakeknya beliau , Sayyid Abbas merupakan ulama yang hijrah dari maroko ke mekkah. Madzhab beliau masih memakai madzhab Maliki walaupun beliau seringkali berfatwa dan mengajarkan kitab-kitab Syafii kepada santri Indonesia. Belum lagi keluarga Hadits Al-Ghumari ( Syech Bin Shiddiq Alghumari ), Al-Kattani ( Syech Abdurrahman Al-Kattani) dll.

Sabtu, 07 Januari 2017

Partai Politik di Maroko

Maroko adalah sebuah kerajaan konstitusional yang dipimpin oleh Raja sebagai Kepala Negara dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan. Raja Maroko merupakan kepala negara yang turun-temurun dari Dinasti Alawiyyin  yang berdiri pada abad 18 M. Dilirik dari namanya, dinasti ini merupakan salah satu keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW dari jalur Sayyidina Hasan.
Perdana menteri menjadi kepala pemerintahan yang dibentuk oleh sejumlah koalisi partai dalam parlemen, dan parlemen ini dipilih langsung oleh rakyat melalui  pemilihan umum ( zaman Soeharto,red) . Dan dalam kesempatan yang berbahagia ini saya akan menulis tentang beberapa pemetaan partai di maroko dan beberapa koalisi yang ada di parlemen sepanjang perjalanan kemerdekaan maroko.

1.      Aliansi Demokrasi

Terdiri dari 5 partai yang terdiri dari partai oposisi dalam waktu yang lampau, mereka adalah :

الاتحاد الاشتراكي للقوات الشعبية (USFP)
Adalah sebuah partai sosialis yang berdiri tahun 1975, sebuah partai yang memisahkan diri dari Persatuan kekuatan kerakyatan Nasional. Partai USFP ini dalam memimpin partai oposisi Maroko sudah sangat lama sekali , bahkan menjadi kekuatan politik utama pada kuartal tahun 90-an. Dan para tanggal 14 Nopember 1997 partai ini memenangkan pemilu umum dengan perolehan suara 13,9 % ( atau 57 kursi dari keseluruhan parlemen Maroko ) . maka dari itu, Raja Maroko melantik Sekjen Partai USFP Yousfi menjadi Perdana Menteri pada tanggal 5 Februari 1998.

حزب الاستقلال (PI)
Partai Nasional yang termasuk partai terlama dalam sejarah politik maroko. Partai ini merupakan buah dari gerakan kemerdekaan. Partai PI ini sudah masuk dalam pemerintahan sejak tahun 60-an, 70-an, 80-an. Kemudian masuk dalam koalisi partai oposisi yang diprakarsai USFP. Pada pemilu tanggal 14 Nopember 1997 , partai PI ini termasuk partai politik kedua terbesar di Maroko dengan perolehan suara 13,2% dari total suara ( 32 Kursi dari keseluruhan kursi parlemen ). Partai PI ini masuk dalam jajaran pemerintahan perdana menteri Abdurrahman Alyousouffi pada Februari 1998 , kemudian sejak tahun itu, kepemimpinan partai ini dikomandoi oleh Abbas Alfasi yang menggantikan Muhammad Boustah. Pada pertama kalinya partai ini dipimpin oleh Pahlawan Maroko Allal Alfasi sampai meninggalnya pada tahun 1972 M , kemudian dilanjutkan Mouhammad Boustah sampai tahun 1998 M , dan sekarang dipimpin oleh Abbas Alfasi.

Sekedar informasi, bahwa Allal Alfasi merupakan salah satu Ulama Maqshid syariah dan politisi Maroko yang dikirim untuk menghadiri Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 di Bandung. Indonesia.

حزب التقدم والاشتراكية (PPS)
PPS merupakan satu diantara partai golongan kiri yang akhirnya diakui pada tanggal 23 Agustus 1974 , partai ini merupakan warisan  daripada partai Komunis Maroko yang berdiri pada tahun 1943 M . pada tahun 1946 M partai ini dipimpin oleh Ali Ya’th sampai pada saat meninggalnya beliau tahun 1997 M. Kemudian digantikan oleh Ismail Alawi (  ada perpecahan dalam tubuh partai PPS antara Ismail Alalawi dan Alkhiyari dan Attahami kemudian diputuskan yang jadi pemimpin adalah Ismail Alalawi, dan Alkhiyari akhirnya kecewa dan mendirikan partai Jubhatul Quwwa Adimoktrasia pada tahun 1997 ). Pada tahun 1995 partai PPS ini meninggalkan ideologinya dari paham Komunis, dan pada pemilu Nopember 1997 mendapatkan 9 kursi dari parlemen Maroko. Partai ini aslinya memang berpaham komunis sejak tahun 1946 kemudian berganti naman partai kebebasan dan sosialis pada 1969 M kemudian menjadi Partai kemajuan dan sosialis pada 1974 M

Taksi Maroko

salah satu opsi terbaik untuk jalan-jalan selama di maroko adalah naik taksi. kamu akan terasa nyaman daripada naik angkutan umum lainnya. Sepanjang 4 tahun saya hidup sebagai pelajar di kerajaan ini, hanya taksilah yang bagi saya lumayan aman dibandingkan dengan bis. Dan di maroko ini ada dua tipe taksi , yaitu taksi petit ( taksi kecil ) dan taksi grand ( besar )

DALAM KOTA

Uniknya, setiap kota di maroko ini mempunyai varian warna yang berbeda buat taksi kecil setiap kota. Kurang lebih warna dan harganya seperti berikut :

1.       Rabat : Biru argo mulai dari 1,70 Dh
2.       Sale : Coklat
3.       Casablanca : Merah , argo mulai dari 2,00 Dh
4.       Kenitra : Putih argo mulai dari 0,70 Dh
5.       Fez : Merah argo mulai dari 1,00 dh
6.       Marakech : Coklat
7.       Agadir : Merah
8.       Tanger : Biru-biru hijau

Harga taksi kecil inipun berbeda-beda setiap kota, ada yang mahaaall sekali seperti Casablanca,  dan Marakech . ada yang murah seperti kenitra dan fez. Setahu saya biaya itu bergantung dengan biaya hidup di kota tersebut. Jadi , sangat wajar bila taksi di Casablanca harganya sangat mahal dibanding yang lainnya. Untuk kapasitas orang, taksi kecil ini berjumlah 3 orang saja,

Didalam taksi kecil ini kita bisa menyewanya sampai kepada tempat yang kita tuju. Tapi jangan heran bila di tengah-tengah akan menampung penumpang lain yang searah. Jadi, taksi disini ga seperti di jakarta yang lebih “pribadi” alias terkadang akan bersamaan dengan orang maroko. Untuk keamanan, insya allah aman.

Berbeda kasus, dengan taksi besar dalam kota . Dia hanya satu arrah tujuan saja, misalnya daerah A menuju daerah B. Sudah itu saja , dan harus menunggu penumpang penuh sampai 6 orang. Dan anda tahu sendiri bagaimana badannya orang arab kalau duduk, uuuhh... sempit terasa kalau 6 orang sama mereka, hhe. Apalagi emak emak , wah kelar hidup ente.... 

oh ya, taksi besar disini kebanyakan merknya adalah Mercedes - Benz atau BMW, jadi jangan heran jika mesinnya empuk, dan nyaman, namun gara-gara harus berbagi enam orang ya jadi sempit lah... huh

Enaknya pake taksi besar dalam kota ini adalah harganya sudah ditentukan dari awal , alias tidak pake argo. Sejauh pengalaman saya seperti ini, kurang lebih harga grand taksi seperti berikut :

1.       Rabat : 5-15 dh (tergantung jauh dekatnya)
2.       Casablanca : 7- 20 (tergantung jauh dekatnya)

Kamis, 15 Desember 2016

Berkunjung ke Prof. Dr. Ahmad Raisuni

Bersama Prof. Dr. Raisuni
Rabat.(12/5/2016).
Tidak seperti biasanya, Kantor Pusat Harakah Tauhid wal Ishlah Kamis sore kemaren (12/5) ramai dikunjungi rombongan PPI Maroko putra dan putri yang akan bertemu dengan Prof. Dr. Ahmad Raisuni . Kunjungan ini merupakan salah satu kegiatan rutinan PPI Maroko,yang mana kegiatan ini harapannya adalah mampu menjalin tali silaturahim pelajar dengan para Ulama Maroko.
Pertemuan selama satu jam lebih ini berlangsung dengan cair. Ketua PPI Maroko Fakih Abdul Azis dalam pembukaan pertemuan ini menyampaikan bahwa PPI Maroko adalah sebuah wadah organisasi yang menaungi seluruh pelajar Indonesia yang belajar mulai sarjana sampai doctoral di maroko. Dan dalam kunjungan kali ini ada beberapa pelajar yang sengaja datang dari luar kota, semisal Tanger, Mohammedia, Fez, Kenitra untuk hadir dalam momen yang bahagia ini . dan kebanyakan pelajar Indonesia ini belajar tentang syariah Islamiah.

Senin, 30 Mei 2016

Diskursus Munasabah Alquran dalam Tafsir Al Mishbah

Tentang Alquran
 
Judul buku                  : Diskursus Munasabah Alquran dalam Tafsir Al Mishbah (Bab 4)
Karya                          : Dr. Hasani Ahmad Said, M.A.
Penerbit                       : Amzah, Jakarta
Tahun terbit                : April 2015
Dimensi buku              : 23 cm x 15,5 cm
Jumlah halaman          : xxxii + 294 halaman
Resentator                   : Muhammad Nurulloh
Semester/kelas                         : 2/A
Jurusan                        : Perbankan Syari’ah
Fakultas                       : Ekonomi dan Bisnis
Universitas                  : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Diskursus Munasabah Alquran dalam Tafsir Al Mishbah adalah buku yang mengupas tentang hubungan antarsurat bahkan antarayat dalam Alquran. Buku ini disusun penulisnya dengan tujuan menjelaskan cara yang dipakai oleh Quraish Shihab dalam mengungkap hubungan antarsurat dan antarayat dalam Alquran.
Buku tersebut mampu memberikan warna tersendiri bagi para pembaca tafsir Al Mishbah dalam memahaminya. Contoh-contohnya sederhana dan mudah dipahami. Buku ini jelas bukan satu-satunya yang membahas tentang munasabah dalam Alquran, namun jika dibandingkan dengan beberapa buku lainnya, buku ini memiliki beberapa kelebihan. Yaitu, pertama, bahasanya sederhana,mudah dipahami dan memberikan contoh-contoh langsung dari Alquran.
Kedua, buku ini mengkhususkan hanya pada tafsir Al Mishbah. Jadi dalam pemaparannya, buku ini tidak akan keluar dari koridor tafsir Al Misbah. Perlu diketahui, bahwa tafsir Al Misbah adalah tafsir Alquran yang mempunyai warna menarik dan khas karena ke-Indonesia-an penulisnya. Jadi, buku ini tentu juga memberi warna khusus karena ke-Indonesia-an sang penulis yang paham betul tentang Alquran dan tafsir Al Mishbah.
Ketiga, dalam buku ini, penulis membagi dalam lima bab penting yang berkenaan dengan tafsir Al Mishbah. Bahkan dalam bab empat, secara khusus penulis menjelaskan dengan detil contoh dan ragam munasabah dalam Alquran.
Buku ini terdiri atas lima bab. Di bab satu penulis mencoba mengungkap masalah dasar munasabah. Baik itu tentang pengertian munasabah, sejarah munasabah hingga perlu-tidaknya munasabah. Berikutnya pada bab dua, penulis menceritakan sejarah tafsir Al Mishbah dan Quraish Shihab. Bagaimana Quraish Shihab tumbuh dan berkembang hingga mampu menafsirkan Alquran yang tertuang dalam tafsir Al Mishbah. Selanjutnya pada bab tiga penulis memberikan sedikit bocoran tentang bagian penting dalam munasabah. Pada bab ini, penulis menjelaskan metode dan model serta ragam munasabah dalam Alquran.
Bagaimana dengan bab empat? Bab ini tentang memahami dan mengkaji penerapan munasabah Alquran dalam tafsir Al Mishbah yang terdiri atas dua bagian penting, yaitu munasabah antarayat dan munasabah antarsurat.
Ambil contoh surat Al Fatihah. Surat pertama ini